Header Ads

Milad GAM ke-38 Dengan Doa di Meuligo Wali Nanggroe

acehbaru.com | Banda Aceh-  Setelah sepuluh tahun Gerakan Aceh Merdeka (GAM) memilih berdamai dan kembali dibawah NKRI, namun peringatan hari kelahiran gerakan  yang bercita-cita untuk memerdekakan Aceh dari Indonesia tersebut masih diperingati. Di Milad ke-38 ini peringatan dipusatkan di Meuligo Wali Nanggroe dengan agenda Doa bersama.  Kamis, 4 Desember 2014



Dalam surat undangan peliputan yang diterima Jurnalis di Banda Aceh,  berisikan peringatan Milad GAM ke-38 ditulis dengan kata singkat tanpa menyebutkan  peringatan milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu bertempat di Meuligoe Wali Nanggroe, Lanteumen Kota Banda Aceh



Dalam skedul acara disebutkan peringatan milad akan dimulai dengan Rapa’I Selaweut, dan tiupan Terompet Seurune Kalee untuk menyambut dan mengiringi setiap tamu VVIP, setelah itu dilanjutkan dengan Zikir dan dia bersama yang dipimpin oleh Abu Paya Pasie, Abu Tumin, Abu Kuta Kreung, dan Waled Marhaban Bakongan.



Seusai Zikir acara dilanjutkan dengan pembukaan dan  pembacaan Ayat Suci Alqu’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan ketua panitia, Sambutan ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Sambutan Kepala pemerintahan Aceh.



Jelang siang, acara disi dengan santunan kepada anak yatim dan penyandang dissabilitas, Tausiah, doa kemudian ditutup dengan makan siang bersama.



Sebelumnya  Muzakir Manaf menyerukan kepada seluruh masyarakat di provinsi ini untuk tidak mengibarkan bendera Aceh, Bintang Bulan. |IRV|

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.