Header Ads

Kelompok Ternak "Aneuk Panton" Bantah Lembu Bantuan Telah di Jual, Faktanya Masih Utuh....!

acehbaru.com | Nisam - Puluhan kelompok yang menerima bantuan hibah mungkin tak dapat membuktikan jika bantuan tersebut yang di terima dalam bentuk barang atau binatang yang sudah di jual.



Kelompok ternak Aneuk Panton  Gampong Panton Kecamatan Nisam, Aceh Utara yang menerima hibah 72 ekor lembu jantan  dari Dinas Kesehatan Hewan Dan  Dinas Perternakan Provinsi Aceh, pada Kamis  28 Agustus 2014 lalu ternyata bukan seperti yang di isukan selama ini,Rabu, 24 Desember 2014.



Namun isu yang menklaiem kelompok Aneuk Panton Gampong Pantong Kecamatan Nisam yang menyatakan mereka telah melenyapkan bantuan yang berbentuk Lembu Jantan di bantah keras oleh kelompok dan masyarakat setempat.



Menurut salah seorang warga yang tidak terlibat di dalam daftar kelompok Rajul Munir (28) warga Gampong tersebut mengatakan, kalau isu kelompok tersebut menjual lembu bantuan itu isu salah, dan saya selaku masyarakat meminta pihak yang melapor atau yang menerima laporan agar mengevaluasi atau crosscek balek ke lapangan.pintanya.



“Dari hasil data dan fakta telah di perlihatkan oleh Geuchik Gampong dan Ketua Kelompok diwaktu musyawarah kemrin malam di menasah, jadi isu itu tidak benar, saya lihat sendiri lembu tersebut masih utuh”ungkapnya.



Sementara ketua Kelompok Aneuk Panton Saiful Putra (32) menyatakan dia siap mempertanggung jawabkan jika yang di beritakan sebelumnya tanpa koordinasi dengan dia yang menyatakan lembu bantuan yang di terimanya telah di jual.pungkasnya.



"Saya tidak menerima atas tuduhan tersebut, karena Lembu tersebut masih utuh dan sehat-sehat”ujarnya.



Samsul Bahri (38) Seketaris Gampong Panton meminta pihak yang melapor untuk turun dan mengecek lembu tersebut di lapangan, jangan asal naikin laporan dan fitnah memfitnah, lembu tersebut masih utuh dan saya pun memantau dan membina kelompok agar apa yang di dapatkan tidak di jual, dan kami dari aparatur Gampong ingin mengembangkan kelompok tersebut .Ungkap Sekdes.



“lembu masih utuh kok ada info di jual, kami selaku aparatur Gampong tidak menerima tuduhan tersebut.”ujarnya dengan nada kesal.
Sementara Gechik Gampong Mansyur sat di hubungi reporter acehbaru.com mengatakan dirinya siap mempertanggung jawabkan atas yang menimpa kelompok ternak di Gampong dia.



“Saya hampir setiap hri mengecek lembu di dua lokasi kebun anggota kelompok, dan satupun tidah hilang dari 72 lembu yang di serah terima pada agustus bulan lalu” ungkapnya.



Dalam tambahannya geuchik Mansyur mengatakan bahwa ada pihak-pihak yang mengacaukan suasana dan memfitnah kelompok tersebut.
Sementara Camat Kecamatan Nisam Ibrahim membenarkan jika Lembu di Gampong panton masih utuh, dan ada beberapa kelompok yang kami terima info bahwa hewan ternak tersebut di jual, dan juga ada kelompok yang menjual habis lembu ternak bantuan hibah, “jawabnya.



Menurut pantauan Reporter acehbaru.com yang murni dan jelas telah melenyapkan bantuan hibah Lembu yaitu kelompok Aneuk Nanggroe Gampong Mns Krueng  kecamatan tersebut. | AMI |





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.