Header Ads

Ini Keterangan Distributor Soal Kelangkaan pupuk di Aceh Timur

acehbaru.com | Aceh Timur - Jelang misim tanam di wilayah Aceh Timur dan Aceh Utara pupuk produk PT. Pupuk Iskandar Muda Kreung Geukuh Lhokseumawe langka dipasaran. Distributor pupuk urea bersubsidi di Aceh Timur mengatakan kelangkaan pupuk urea bersubsidi disebabkan kurangnya kuota yang diusulkan dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK). Kamis, 4 Desember 2014



Dikutip dari laman serambinews.com,  Ir Ramlan Miga Direktur PT V-RAY Buket Itam selaku distributor pupuk subsidi di Aceh Timur mengatakan, Dinas Pertanian Aceh Timur tahun lalu tidak cukup mengusulkan kouta kebutuhan pupuk subsidi. “Dinas Pertanian Provinsi harus merevisi RDKK karena tidak sesuai dengan SK Bupati,” kata Ir Ramlan. (Baca : Misteri Kelangkaan Pupuk)



Ramlan merincikan, berdasarkan surat perjanjian jual beli (SPJB) pupuk bersubsidi antara Distributor PT V-Ray Buket Itam dengan produsen PT PIM dari Januari sampai Desember 2014 untuk alokasi di 13 kecamatan.



Ia menambahkan, kuota wilayah distribusi 13 kecamatan PT V-Ray Buket Itam yaitu 2.391 ton.  “Dari Januari-November sudah kita salurkan sebanyak 2.267 ton. Sisa alokasi untuk bulan Desember 124 ton sudah kita tebus pada 1 Desember 2014, dan menunggu diangkut,” kata Ir Ramlan.



Sebelumnya diberitakan, stok pupuk urea bersubsidi di sejumlah kecamatan di Aceh Timur kembali mengalami kelangkaan sejak sebulan terakhir. Kondisi itu menyebabkan para petani harus membeli pupuk di kabupaten tetangga, yakni Aceh Utara. Selain langka, harga jual dari pengecer ke petani juga sangat mahal sampai Rp 150.000/zak. Sementara itu, Dinas Pertanian Aceh Timur baru akan melaporkan ke distribustor terkait kelangkaan urea di sejumlah kecamatan di Aceh Timur. | IRV|

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.