Header Ads

Banjir di Aceh Utara Belum Ada Tanda Surut

acehbaru.com | Lhokseumawe - Banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Utara makin bertambah akibat hujan yang tak kunjung berhenti, selain Aceh Utara, banjir juga terjadi di Kota Lhokseumawe.




Di Kota Lhokseumawe sendiri kecamatan yang disenangi banjir diantara nya, Kecamatan Banda Sakti, Blang Mangat dan Kecamatan Muara Dua. Di Kecamatan banda sakti misalnya banjir menggenangi jalan darussalam, jalang listrik serta jalan tempok teungoh, begitu juga gang Oscar, tinggi nya air mencapai lutut orang dewasa. "Hujan nya tidak ada tanda tanda berhenti, maka air yang mengenang jalan semakin bertambah, ini lebih parah dari pada banjir tahun 2006 dulu". Ujar Muslina warga Teumpok Teungoh.

Sementara itu banjir juga masih terjadi di Kecamatan Blang mangat, malah sekarang air sudah turun ke daerah jamboe meraxsa. Akibat air kiriman dari gunung. "Dari kemaren banjir terjadi, sempat surut sebentar, namun karena hujan nya bertambah semalam, maka banjir nya masuk lgi ke dalam rumah". Kata Erna warga Meunasah Mesjid Punteut.


Tidak hanya itu di jalan nasional di depan rumah sakit umum cut mutia, masih tergenang banjir akibat saluran pembuangan nya tidak dibangun. Sehingga sedikit saja hujan maka langsung tergenang.


Hasil pantauan acehbaru.com dilapangan banyak kecamatan yang air nya bertambah, kemaren di kecamatan Tanah Pasir serta Lapang, air nya tidak begitu tinggi, namun karena air kiriman dari Matang Kuli serta Lhoksukon membuat pemukiman warga di Kecamatan Pesisir ikut tergenang.


Sampai hari ini ribuan rumah yang ada di 14 Kecamatan di Aceh Utara di genangi banjir, ketinggian air di dalam rumah antara 1 sampai 3 meter, karena parit desa tidak mampu menampung air yang datang dari gunung. "Masyarakat sekarang semua sudah mengungsi, karena hampir rata rata ketinggian air Masih se dada orang dewasa"Ungkap Faisal warga tanah Pasir | TFQ |



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.