Header Ads

Aceh Utara Di Kepung Banjir, Ketinggian Air Mencapai 3 Meter

acehbaru.com | Lhoksukon - Hujan yang mengguyur Kabupaten Aceh Utara dalam beberapa hari ini,mengakibatkan belasan Kecamatan mengalami banjir, Lhoksukon menjadi kecamatan yang paling parah dengan ketinggian air mencapai 4 meter.



Kecamatan yang terkena banjir diantara nya, Kecamatan Pirak Timu, Matang Kuli, Tanah Luas, Cot Girek, Langkahan, Lhoksukon, Geureudong Pase, Tanah Pasir, Tanah Jambo Aye, Syamtalira Bayu dan Murah Mulia.



Hasil pantauan Acehbaru.com dilapangan, banjir yang paling parah terjadi di Kecamatan Lhoksukon, ketinggian air mencapat 3 meter di dalam rumah warga. Bahkan jalan nasional juga ikut terendam yang mengakibat kan kondisi lalu lintas menjadi macet, kondisi ini menyebabkan warga yang mengendarai sepeda motor tidak bias melintas.



Beberapa warga yang memaksa melintasinya terpaksa harus mendorong sepeda motornya yang mati. Bahkan sebagian warga terpaksa mengangkut motorrnya dengan menggunakan mobil.



“Air mulai naik saat malam hari, akibat tanggul sungai peuto jebol karena tidak mampu menahan laju air sungai, warga sekrang semua mengungsi dengan cara di evakuasi dengan speed bot oleh tim sar”. Kata Usman warga Meunasah Dayah



Sementara itu itu di desa buket Linteung Kecamatan Langkahan ketinggian air 1 sampai 4 meter, yang mengakibat kan 485 kepala keluarga atau 1.892 jiwa kini mengungsi di perbukitan desa setempat, karena warga belum berani untuk pulang kerumah karena air Sungai Arakundo masih sangat deras.



“Kami belum berani untuk pulang dan tidur di rumah, karena takut air sungai naik lagi jadi lebih baik kini tidur di tenda pengungsian dulu, dan jika air sudah surut maka masyarakat akan pulang untuk membersihkan lumpur di dalam rumah”. Ujar Mansur Ishak Kepala Dusun Teungoh Desa Buket Linteung. Sampai saat ini kondisi banjir masih belum surut karena Kabupaten Aceh Utara masih di guyur hujan.| IRV | TFQ|

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.