Header Ads

Setelah Dianiaya, Napi "Reja" Diperas oleh Oknum Pegawai LP Tanjung Gusta

acehbaru.com | Medan - Narapidana Reja Zulhemi borju di aniaya dan kerap di minta setoran uang oleh para oknum petugas Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Tanjung Gusta Medan, Sumatra Utara,Kamis, 20 november 2014.



Reja saat di konfirmasi Reporter acehbaru.com menceritakan semua tindakan dan pemerasan yang di lakukan oleh oknum petugas Lapas, selama dilapas dia kerap dimintain uangnya oleh beberapa petugas pegawai Lapas yang di antaranya  bernama  Arfan silitonga, Monang siregar' Arno simajuntak, Jefri manik, Manuru'Rusli wadan, Purba ,dan Erwing mangunsong.



Bukan hanya uangnya yang di peras dia juga pernah dianiaya oleh kepala Bimpas yaitu Erwin Mangunsong sampai terluka parah wajah akibat dipukuli pakai belantan serta kakinya ditindih dengan kaki meja karna dianggap dia gila.



"Bagaimana tanggapan mas jika memang hal tersebut benar pernah terjadi?"tanya dia dengan suara yang lesu.



Selama dia lalui masa hukuman disana penuh tekanan dan intimidasi. 1,5 tahun napi Reza dikurung dalam kamar karantina karna ditiupkan isu oleh para pegawai kepada ka KPLP dan kalapas jika dia gila jadi agar dikarantina,itu semua dilakukan oleh pegawai  agar Reza tidak bisa lapor ke ka Kplp dan kalapas ataupun orang lain tentang nasib yang dialaminya,



"Saya sudah dikurung dibilang gila,uang saya diperas saban hari oleh pegawai blok", Pungkasnya.



Kepala Kantor wilayah Sumatra Utara bapak Wayan saat di hubungi Reporter acehbaru.com mengatakan pihaknya belum mendapat laporan, dan jika benar maka mereka akan mengevaluasi dan akan di kenakan sanksi bagi petugas LP. ungkapnya. | AMI |

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.