Header Ads

Penyebab Kelangkaan Pupuk Bersubsidi Dimusim Tanam

acehbaru.com | Lhokseumawe – Keluhan kelangkaan pupuk bersubsidi hasil produksi PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) selalu dirasakan petani hingga mencuat ditengah komunitas masyarakat jelang musim tanam. Hal tersebut mencuat akibat para petani terus mengeluh sana-sini soal hana pupoek pada dewan yang sangat aspiratif. (Baca: Pupuk Langka di Musim Tanam, Petani)



Banyak pihak yang menyebutkan, kelangkaan pupuk bersubsidi terjadi akibat banyak pihak yang bermain untuk mendapatkan keuntungan besar, sehingga persediaan yang dipasok dialihkan kepada perusahaan perkebunan.



Direktur sebuah perusahaan jasa angkutan di PT PIM mengatakan permainan “petak umpet’ pupuk bersubsidi juga melibatkan “orang kuat”. Beliau mengaku kalah tender akibat tidak sanggup mengantar pupuk keberbagai penjuru daerah dengan biaya sangat tidak rasional. (Baca: Dukung Stabilitas Pangan,PT.PIM Maksimalkan Kebutuhan Petani di Kios Pupuk



“saya tidak sanggup, orang lain mampu mengantar pupuk dengan biaya super murah, kenapa bisa? Kalau mereka tidak bermain dengan perusahaan perkebunan, pupuk dijual kepada mereka, soal stempel, bon itu sangat gampang diolah, apalagi distributor juga mendapatkan keutungan besar, disinilah mereka dapat keuntungan besar untuk menutupi biaya antar yang sangat kecil itu” Katanya. Rabu, 19 November 2014. (Baca: Pabrik Pupuk Bak Bineh Punggong, Harga Pupuk Subsidi Dimusim Tanam 120 Ribu)



Dia menyebutkan tidak seluruh pupuk dijual keperusahaan perkebunan, “tidak semua, sebagian kecil pupuk juga disalurkan keseluruh daerah sehingga tidak mencukupi kebutuhan” katanya. | ISB|

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.