Header Ads

Di Seunuddon, Pedagang Jual Bensin Rp10 Ribu/Liter, Warga Enggan Membeli

acehbaru.com | Aceh Utara -  Sejumlah pedagang minyak eceran di sejumlah tempat di Kec. Seunuddon, Aceh Utara ternyata mengambil kesempatan pasca kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak). Mereka menaikkan harga BBM jenis bensin hingga Rp10.000/liter. Padahal, harga bensin yang telah resmi ditetapkan pemerintah Rp8.500/liter, Selasa 26 Nopember 2014.



Kondisi tersebut jelas saja membuat penduduk setempat enggan membeli bensin pada pedagang minyak eceran, seperti di kawasan pusat kecamatan setempat dan sekitarnya.



Meski jauh, warga lebih memilih pergi ke SPBU Panteue Breueh, Kec. Baktiya, Kabupaten setempat, sekira enam kilometer dari Kec. Seunuddon, ketimbang membeli pada pedagang enceran yang seenaknya saja menaikkan harga bensin.



"Saya sebentar lagi ke SPBU Panteue Breueh untuk isi minyak kereta saya," ungkap Muhammad, salah seorang warga Gampong  Tanjong Pineung, Seunuddon.



Sementara itu, Rustam (25), salah seorang warga Kec. Baktiya, Aceh Utara mengatakan, pedagang di kecamatannya itu tidak pernah menaikkan harga bensin hingga Rp10.000/liter. "Paling lebih mahal Rp500. Berarti dari Rp8500 ke Rp.9000," kata dia.



Hal senada juga diungkapkan salah seorang petugas SPBU Panteue Breueh, Baktiya bahwa di kawasannya itu pedagang minyak enceran tidak menaikkan harga bensin hingga Rp10.000/liter. "Enggak, di sini tidak naik sampai segitunya," ujarnya.



Berarti, hanya pedagang di Kec. Seunuddon saja yang mengambil kesempatan menaikkan harga bensin hingga Rp10.000/liter. | AMI |

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.