Header Ads

Sosiolog Aceh :’Unjuk Rasa’ Secara Vulgar Mantan GAM, Fenomena Baru

acehbaru.com | Lhokseumawe- ‘Unjuk Rasa’ secara vulgar yang dilakukan mantan combatan GAM bernama din Minimi untuk menuntut ketidakadilan kepada pemimpin mereka adalah fenomena baru di Aceh. Rabu, 15 Oktober 2014

“Itu adalah salah satu yang kecewa karena pembangunan yang dilakukan oleh Zaini-Muzakkir belum tersentuh lingkungan Din Minimi,”Ujar Otto Syamsuddin Ishak

Menurut Otto, Nurdin Alias Din Minimi yang masih tinggal dan berbaur dengan masyarakat yang telah mengorbankan diri membantu perjuangan GAM dimasa konflik, tetapi dikala pemimpin mereka menjadi Gubernur atau memegang pucuk pimpinan pemerintahan justru kesejahteraan dan pembangunan yang mereka gulirkan namun tidak sampai ke Lingkungan mereka.

“Mungkin itu yang membuat dia malu dan tekanan batin seorang Din Minimi hingga berani dengan senjata dan minta di publikasi media, ia menyatakan melawan Pemerintah,” Tambah Otto Syamsuddin

Nurdin alis Din Minimi adalah mantan combatan GAM di Aceh Timur yang kini memimpin sebuah kelompok menuntut kesejahteraan dari Pemimpin GAM.

Jumat, 10 Oktober 2014 ia muncul dengan sepucuk senjata, dua pengawal dan memakai singlet loreng menyatakan perlawanan terhadap Pemerintah Aceh yang di pimpin mantan pimpinan besar mereka. | IRA|

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.