Header Ads

RSUD dr Fauziah Bireuen Butuh Alat Cuci Darah

acehbaru.com | Bireuen -Rumah sakit umum daerah Bireuen kini telah bergantu status, dari tipe C naik tingkat menjadi tipe B, peningkatan status tersebut menyusul diterimanya  Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI beberapa waktu lalu, dari status. Namun walaupun status sudah meningkat, RSUD yang menampung pasien dari Bireuen, pidie Jaya dan Bener Meriah tersebuit belum memiliki alat cuci darah. Rabu 29 oktober 2014



Tarmizi A. Gani  seorang warga Peudada Bireuen mengaku alat cuci darah meruapkan kebutuhan yang sangat terdesak dan harus segera dimiliki oleh RSUD dr Fauziah Bireuen. " Alat itu sangat dibutuhkan masyarakat," Ujar Tarmizi AG, kalau sama kameradnya sering dipanggil Mukarram.



Komentar yang sama juga disampaikan Ketua KNPI Bireuen Asnawi My, S. Sos,   menurutnya untuk menyongsong pelayanan kesehatan masyarakat, dimana RSUD Bireuen yang sejatinya dalah salah satu rumah sakit rujukan kelengkapan berbagai alat kesehatan sangat dibutuhkan, tidak cuma alat cuci darah, kebutuhan berdasarkan identifikasi keluhan penyakit masyrakat harus tersedia. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi ke RSUZA Banda Aceh bila ingin berobat.



Direktur RSUD Bireuen dr. Mukhtar, MARS, mengaku alat cuci  dapat diusahkan, namun untuk sekarang di RSUD Bireuen terkendala ketiadaan ruangan untuk tempat alat tersebut. " Kita sedang berusaha untuk mewujudkan ruang haemodialisis," Kata Muktar penuh harapan| IRA|




 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.