Header Ads

Kapolres : Kalau Anggota Polisi Terlibat Mencuri Lembu, bisa saja dipecat

acehbaru.com | Lhokseumawe - Keterlibatan oknum anggota polisi dalam pencurian sapi milik Tangku Imum (imam) Dusun Buket Rata, Desa Meunasah Mesjid Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe,  kini mulai di selidiki Satreskrim Polres Lhokseumawe. Brigadir KN tercatat sebagai kepala Sentral Pengaduan Kepolisian Polsek Blang mangat.  " Bila anggota terlibat, maka akan dilakukan sidang kode etik nantinya, sampai dengan pemecatan". Kata Kapolres Lhokseumawe Joko Surachmanto, Rabu, 29 Oktober 2014

Joko Surachmanto menambahkan dalam penerapan hukum tidak pandang balu, siapa pun yang terlibat akan ditindak, dan untuk anggota polisi akan dipecat. " Sekarang ke tiga pelaku termasuk anggota Polisi kini diamankan di Mapolres Lhokseumawe, guna melakukan penyelidikan apa ada terlibat kelompok lain dan kasus pencurian sapi tersebut", Kata Kapolres diruang kerja nya.

Kapolres juga berjanji akan menindak tegas oknum polisi berinisial KN yang melakukan pencurian leumo (Sapi) milik warga. Dan pihak reskrim akan melakukan penyelidikan, apa ada terlibat kelompok lain dalam pencurian ternak yang sudah meresahkan warga.

Seperti diberitakan sebelumnya,  Ulah  Oknum polisi dari Polsek Blang Mangat Kota Lhokseumawe tak perlu ditiru pasal nya oknum tersebut ditangkap oleh masyarakat karena sedang mencuri satu ekor lembu milik Tgk Imam di desa Buket rata Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe, Selasa  28 Oktober 2014 Malam

Kejadian berawal saat warga memergoki aksi oknum polisi berpangkat brigadir tersebut bersama dua orang kawan nya lagi menaikkan sapi milik Syahrul Tgk Imum di dusun Buket Rata Desa Meunasah Mesjid Kecamatan Blang Mangat yang sudah mati diracun dalam mobil avanza BK 1725 KL.

Kelakuan Brigradir KN tersebut di intip oleh warga desa, selanjutnya warga desa melapor kepada Kanit reskrim polsek blang mangat Aiptu Suprianto yang rumah nya tidak jauh dari lokasi. |IRA | TFQ|

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.