Header Ads

Humas Pemerintah Aceh, Ajak Jaga Perdamaian dan Dialog

acehbaru.com | Banda Aceh – Humas Pemerintahan Aceh mengajak semua pihak untuk menjaga perdamaian yang telah terajut di Aceh dan sudah dirasakan mamfaat oleh rakyat. Maka untuk itu setiap persoalan masih bisa diselesaikan dengan cara–cara yang damai. Minggu 12 Oktober 2014



"Harus kita sadari bahwa situasi Aceh hari ini mulai membaik, dan jangan sampai rusak kembali. Kami minta media lebih arif menyikapi hal itu," kata Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh Murthalamuddin di Banda Aceh, Sabtu 11 Oktober 2014, seperti dikutip Antara.



Murtalamuddin menambahkan,  seharusnya dikala damai sudah berjalan, semangat dan unjuk sensasi yang berdampak tidak baik seharusnya sudah dapat kita tinggalkan. "Mari lihat perdamaian ini dengan mata hati sehingga lebih jernih dalam melihat berbagai persoalan," kata Murthalamuddin.



Pihaknya menerima semua kritikan dengan hati jernih dan lapang dada. Namun ia memberi pesan. "Tapi ingat, siapapun yang menjadi pemimpin di Aceh tidak akan mampu menyelesaikan semua keinginan itu seperti membalik telapak tangan," katanya.



Ia mencontohkan, misalnya negeri-negeri lain bekas konflik yang juga butuh waktu untuk membangun, yang muaranya untuk kesejahteraan rakyat.



Pernyataan Humas Pemerintah Aceh terkait dengan Aksi pose bersenjata yang dilakukan mantan GAM yang kini tergabung dengan sebutan nama kelompok Din Minimi yang bermarkas di Pedalaman Kuta Binjee Aceh Timur.



Kelompok ini memberikan ultimatum melawan pemerintah Aceh karena mereka menganggap bahwa Pemerintah Aceh yang di Pimpin mantan GAM itu belum mampu mensejahterakan Janda Konflik, yatim Piatu, dan masyarakat serta mantan Combatan GAM. Dan dianggap pemerintah Aceh dibawah Zikir belum menjalankan sesuai amanah MoU Helsinki | IRA | Kompas| Antara|





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.